Sumbar Apresiasi Penerbit Aktif: Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah Bersinar

Sumbar Apresiasi Penerbit Aktif: Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah Bersinar
Sumbar Apresiasi Penerbit Aktif: Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah Bersinar
Sumbar Apresiasi Penerbit Aktif: Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah Bersinar
Sumbar Apresiasi Penerbit Aktif: Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah Bersinar
Sumbar Apresiasi Penerbit Aktif: Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah Bersinar

Padang — Selasa, 18 November 2025.
Empat penerbit yang berada di bawah naungan Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah mendapatkan apresiasi sebagai Penerbit dan Produsen Karya Cetak yang Aktif dalam menjalankan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR). Acara penghargaan berlangsung di Aula Lantai 4 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, dihadiri oleh berbagai penerbit, produsen karya rekam, serta pejabat dan pelaku literasi di provinsi tersebut.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi penerbit dalam menyerahkan karya cetak dan rekam ke perpustakaan provinsi. Selain menjadi wujud apresiasi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang kolaboratif untuk memperkuat hubungan antara perpustakaan provinsi dengan penerbit dan produsen karya rekam, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya dokumentasi karya untuk generasi mendatang.

Empat Penerbit Raih Peringkat Terbaik

Keempat penerbit yang mendapatkan apresiasi berasal dari Lembaga Riset dan Publikasi Ilmiah, dengan rincian peringkat sebagai berikut:

  • PT Insan Cendekia Mandiri — Terbaik 1

  • PT Mitra Cendekia Media — Terbaik 3

  • Penerbit Cendekia Muslim — Terbaik 4

  • Sagusatal Indonesia — Terbaik 8

Keempat penerbit ini menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung pelestarian karya cetak dan rekam di Sumatera Barat. Penyerahan karya secara konsisten membantu perpustakaan provinsi memperkuat dokumentasi karya intelektual daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak penerbit yang sadar akan pentingnya menyerahkan terbitan mereka ke perpustakaan provinsi. Selain memperkaya koleksi perpustakaan, langkah ini juga mendukung pelestarian dokumen ilmiah dan budaya secara nasional.