Semangat Ramadan Tak Surutkan Antusias Belajar: Santri KB Akhlak Cendekia Muslim Asyik Belajar Berhitung

Semangat Ramadan Tak Surutkan Antusias Belajar: Santri KB Akhlak Cendekia Muslim Asyik Belajar Berhitung

Santri KB Akhlak Cendekia Muslim belajar berhitung dengan penuh semangat. Pada hari ini, santri KB Akhlak Cendekia Muslim melaksanakan kegiatan belajar berhitung sebagai bagian dari pembelajaran dasar matematika untuk anak usia dini. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri dengan pendampingan ustadzah. Anak-anak belajar mengenal angka, menghitung benda, serta mencocokkan jumlah dengan simbol angka. Kegiatan dilakukan dengan metode yang menyenangkan seperti permainan angka, lagu berhitung, dan penggunaan alat peraga agar anak-anak lebih mudah memahami materi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026, dalam suasana bulan Ramadan. Meskipun sedang berpuasa, kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan penuh semangat. Ruang kelas yang ramah anak dan penuh warna mendukung suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Belajar berhitung pada usia dini sangat penting untuk melatih kemampuan kognitif anak, mengembangkan logika dan daya pikir, meningkatkan konsentrasi dan ketelitian, serta membiasakan anak belajar dengan suasana menyenangkan.

"Suasana bulan suci Ramadan tidak mengurangi semangat belajar para santri Kelompok Bermain (KB) Akhlak Cendekia Muslim,". Keceriaan terpancar dari wajah para santri kecil saat menyebutkan angka demi angka dengan penuh percaya diri. Kegiatan belajar juga mengajarkan bahwa menuntut ilmu merupakan bagian dari ibadah. Dengan bimbingan guru yang penuh kasih, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, ceria, dan berakhlak baik.

Kegiatan dimulai dengan doa bersama dan pembiasaan adab sebelum belajar. ustadzah kemudian mengenalkan angka melalui lagu dan permainan sederhana. Anak-anak diajak menghitung benda-benda di sekitar mereka, seperti balok mainan atau gambar pada buku. Metode interaktif membuat anak-anak tetap fokus dan ceria. ustadzah juga memberikan pujian dan motivasi agar anak semakin percaya diri dalam menjawab. Meskipun dalam suasana Ramadan yang identik dengan ibadah, kegiatan belajar tetap berjalan seimbang dengan pembiasaan nilai religius seperti membaca doa dan mengenal makna berbagi.

Dalam penutup, kegiatan hari ini menunjukkan bahwa Ramadan bukan menjadi penghalang untuk terus belajar. Justru, suasana bulan suci menjadi momen tepat untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kesabaran, dan semangat menuntut ilmu. Santri KB Akhlak Cendekia Muslim membuktikan bahwa keceriaan belajar dapat berjalan beriringan dengan semangat ibadah. Semoga langkah kecil mereka dalam mengenal angka hari ini menjadi awal perjalanan panjang menuju masa depan yang gemilang.