Belajar Thibbun Nabawi di Hari Jumat: Santri SMP Akhlak Cendekia Muslim Kenali Ilmu dan Praktiknya
Pada Jumat, 24 April 2026, SMP Akhlak Cendekia Muslim mengadakan kegiatan pembelajaran Thibbun Nabawi yang menjadi program rutin setiap hari Jumat. Dalam kegiatan ini, santri mempelajari berbagai konsep dasar pengobatan dalam Islam, seperti pentingnya menjaga kesehatan, penggunaan bahan alami sebagai obat, serta metode pengobatan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Pembelajaran dipandu oleh Ustadzah Novi, yang dengan sabar dan komunikatif membimbing santri memahami materi serta menjelaskan praktiknya.
Kegiatan ini diikuti oleh santri SMP Akhlak Cendekia Muslim yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim. Santri terlihat aktif dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran, menunjukkan bahwa metode yang digunakan mampu meningkatkan minat belajar mereka. Pembelajaran Thibbun Nabawi sangat penting karena memberikan pemahaman kepada santri bahwa Islam tidak hanya mengatur ibadah, tetapi juga mengajarkan cara menjaga kesehatan.
Pembelajaran berlangsung secara interaktif dan aplikatif. Ustadzah Novi memulai dengan penjelasan mengenai konsep dasar Thibbun Nabawi, kemudian dilanjutkan dengan memperlihatkan alat dan bahan yang digunakan, seperti alat bekam, madu, habbatussauda, minyak zaitun, dan bahan herbal lainnya. Santri diajak untuk mengamati, memahami fungsi, serta mengetahui manfaat dari setiap alat dan bahan tersebut. Selain itu, suasana kelas dipenuhi dengan diskusi aktif, santri bertanya mengenai manfaat, cara penggunaan, hingga kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
Menurut Ustadzah Novi, "Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk mengenal lebih dalam konsep kesehatan dalam Islam yang bersumber dari sunnah Nabi Muhammad SAW." Pembelajaran ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi secara teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar langsung melalui pengenalan alat dan bahan yang digunakan dalam praktik Thibbun Nabawi. Dengan metode pembelajaran yang menarik dan aplikatif, santri tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman yang membekas dalam ingatan mereka.
Pembelajaran Thibbun Nabawi di SMP Akhlak Cendekia Muslim bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter santri. Diharapkan ilmu yang diperoleh dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga santri dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berilmu, dan berakhlak mulia. Karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dipahami, diamalkan, dan membawa kebaikan bagi diri sendiri serta orang lain.